3 Fakta Sunan Drajat yang Jarang diketahui!

Fakta Sunan Drajat

Sunan drajat adalah salah satu walisongo yang lahir pada tahun 1470 di Ampel Denta, Surabaya sera wafat pada tahun 1522 di daerah Pacitan, Lamongan. Sunan yang satu ini dikenal memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi serta ajarannya yang menegakkan saling membantu sesama. Berikut adalah beberapa fakta dari sunan yang satu ini yang tak banyak orang ketahui.

1.     Penghargaan

Fakta yang pertama mengatakan bahawa sunan Drajat dikenal sebagai wali yang menciptakan tembang Mocopot yaitu Pangkur. Untuk menghormati jasa jasanya karena telah menyebarkan islam di wilayah Lamongan, pemerintah kabupatan Lamongan telah mendirikan museu yang disebut Museum Kawasan Sunan Drajat yang terletak di timur Makam.

Museum ini sudah diresmikan oleh gubernur setempat pada 1 maret 1992, hal ini bertujuan untuk menyelamatkan serta melestarikan warisan sejarah bangsa, maka dari itu museum ini selalu dirawat dan selalu melakukan pembenahan di beberapa tahun berikutnya seperti dibangunnya pagar kayu berukir, renovasi paseban, dan lain sebagainya.

2.     Dakwah melalui Pendekatan Sosial

Masyarakat sudah mengenal sultan ini dengan seseorang yang selalu memperhatikan keadaan sosial yang ada di sekitarnya selalu memperhatikan nasib orang miskin serta selalu berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.

Masyarakat di daerah Jawa diajarkan untuk bertanam, berdangan, bahkan keterampilan lainnya demi mengangkat ekonomi masyarakat setempat, setelah ekonominya sudah mulai terpenuhi, barulah sunan menyampaikan ajaran agama islamnya secara perlahan kepada masyarakat yang ada di daerah Jawa.

Dengan pendekatan sosial yang dilakukan, berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ajaran yang telah disampaikan oleh beliau, ajaran yang sudah disampaikan kepada masyarakat adalah stos kerja keras, empati, dan lain sebagainya.

3.     Dakwah melalui Seni Budaya

Selain melakukan pendekatan sosial, faktanya beliau juga berdakwah dengan cara senin dan budaya karena keahlian beliau dalam membuat lirik atau lagu. Lirik-lirik yang diciptakannya cukup terkenal dan berisi banyak manfaat seperti cara menyampaikan ajaran kehidupan kepada masyarakat yang menggambarkan bahwa manusia memiliki saat dimana mundur dari kehidupan duniawi serta beralih ke kehidupan spiritual.

Di dalam lirik lainnya juga banyak mengandung artian jika setiap manusia harus bisa mengesampingkan hawa nafsumu di dunia yang nantinya bisa mengotori jiwa manusia, selain lirik serta lagu, nyatanya beliau juga sering menunjukkan pertunjukkan wayang sebagai salah satu metode berdakwah mengajarkan agama islam sesuai dengan tujuan utamanya.

Demikianlah rupa-rupa fakta yang akhirnya Anda ketahui sekarang, jika Anda tertarik dengan artikel ini atau artikel sejenis, atau bahkan berbagai macam artikel, Anda dapat dengan mudah mengakses Orami, di sana Anda dapat menemukan berbagai macam artikel yang bisa Anda baca untuk menemani waktu luang Anda serta mendapatkan pengetahuan dari setiap artikel yang Anda baca.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.