Tak Perlu Bantuan Tukang, Ini 6 Cara Memasang Keramik yang Tepat

Cara Memasang Keramik yang Tepat

Siapa bilang untuk memasang keramik, Anda harus menggunakan jasa tukang? Keramik bisa Anda pasang sendiri, asalkan Anda tahu cara yang tepat untuk memasangnya. Caranya pun terbilang tak begitu ribet untuk dilakukan kok. Nah, untuk Anda yang ingin menghemat dana dan mencoba memasang keramik sendiri, bisa ikuti 6 cara memasang keramik yang tepat berikut ini.

1. Sediakan Semua Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum Anda memasang keramik, pastikan semua bahan yang dibutuhkan telah tersedia. Anda tentu saja membutuhkan keramik, semen, papan applicator, benang, tile spacer, serta nat keramik yang berguna pada saat finishing. Setelah semua bahan yang dibutuhkan ini tersedia, barulah pemasangan keramik dapat dimulai tanpa kendala.

2. Ukur Luas Ruangan yang Akan Dipasangi Keramik

Langkah selanjutnya untuk memasang keramik adalah mengukur luas ruangan yang akan dipasangi keramik. Anda bisa mengukur luas ruangan atau lantai yang akan dipasangi keramik ini dengan menggunakan meteran. Selain itu, gunakan juga benang, untuk menentukan jalur pemasangan keramik tersebut.

Penggunaan benang ini dimaksudkan untuk menghindari risiko pemasangan keramik yang tak lurus dan tak simetris. Selain itu, dengan menggunakan benang, maka pengaturan jarak antar keramik bisa tetap sama. Baiknya Anda gunakan benang dengan warna kentara dan agak tebal, agar bisa terlihat dengan mudah.

3. Coba Atur Tata Letak Keramik Tanpa Menggunakan Semen

Setelah lantai diukur dan dipasangi oleh benang, coba Anda atur tata letak keramik terlebih dahulu di permukaan lantai tersebut. Pengaturan tata letak ini dengan memasangkan keramik, namun tanpa menggunakan semen, agar Anda bisa tahu apakah keramik bisa dipasangkan dengan utuh atau tidak. Pasangkan keramik dari tengah ke bagian lainnya dan gunakan tile spacer sebagai pembatasnya.

4. Rendam Keramik Sebelum Dipasang

Cara memasang keramik selanjutnya adalah dengan merendamnya terlebih dahulu. Perendaman keramik dimaksudkan agar keramik jadi lebih elastis atau lentur dan juga mudah menempel saat pemasangannya nanti. Dengan begini, keramik pun tak akan mudah lepas atau copot setelah dipasang. Perendaman tak perlu lama, tunggu saja hingga pori-pori keramik terlihat menyerap air.

5. Aplikasikan Semen di Permukaan Lantai yang Akan Dipasangi Keramik

Selanjutnya, Anda bisa aplikasikan semen di permukaan lantai yang akan dipasangi dengan keramik. Pastikan semen yang Anda gunakan tak ada campuran kerikil di dalamnya dan tak lupa beri tambahan air. Gunakan papan applicator pada saat pemasang keramik, dengan cara mengoles tipis semen yang telah diaplikasikan pada permukaan lantai.

6. Tempelkan Keramik Satu Persatu di Area yang Ditentukan

Setelah semen diaplikasikan, maka pasanglah keramik satu persatu di area yang telah ditentukan. Pada saat memasang keramik di atas semen tersebut, jangan lupa untuk memberikan sedikit tekanan. Berikan lagi tekanan tambahan saat Anda telah selesai menempelkan keramik dalam satu baris ataupun satu area.

Pemberian tekanan pada keramik ini saat pemasangannya, dimaksudkan agar keramik bisa terpasang dengan kuat dan tak mudah copot. Selain itu, dengan memberi tekanan pada saat pemasangan keramik, tinggi permukaan keramik yang dipasang akan sama datarnya. Jadi, gak akan ada keramik yang lebih tinggi atau pun lebih rendah.

Itulah tadi cara memasang keramik yang bisa Anda praktikkan sendiri, tanpa perlu menggunakan jasa tukang bangunan. Caranya terbilang praktis, namun tentu saja Anda harus teliti mengerjakannya agar permukaan keramik yang telah dipasang bisa rata dan tak mudah copot. Dengan mencobakan sendiri memasang keramik, tentu saja Anda bakal bisa menghemat biaya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *