Cara Mudah Membuat Laporan Pajak Online melalui e-SPT

Dikutip dari Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), terdapat istilah Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). SPT merupakah surat pemberitahuan untuk setahun pajak atau bagian tahun pajak. SPT ini wajib bagi setiap wajib pajak dengan mengisi SPT dengan sejelas-jelasnya dan sebelum tanggal 31 Maret setiap tahunnya.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meluncurkan sistem lapor pajak online, e-filing. Aplikasi ini mempermudah wajib pajak untuk membuat laporan pajak online. Manfaat pelaporan pajak secara online adalah dapat melakukan pembayaran pajak tahun berikutnya tanpa mengisi isian awal lagi. Sebelum mengisi e-filling, Anda harus menyiapkan beberapa hal, yaitu:

1.   NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

NPWP merupakan hal yang wajib dimiliki oleh wajib pajak. NPWP ini digunakan sebagai identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya dalam perpajakan. Jika belum memiliki NPWP, dapat dilakukan secara online.

2.   EFIN (Electronic Filing Identification Number)

Selain NPWP, Direktorat Jenderal Pajak akan menerbitkan EFIN. EFIN merupakan nomor identitas wajib pajak yang melakukan transaksi pajak secara online. EFIN ini berlaku seumur hidup dan dapat didapatkan secara online.

Membuat laporan pajak online dapat dilakukan pada penyedia layanan e-SPT resmi yang bekerjasama dengan DJP, seperti klikpajak.id. Klikpajak merupakan mitra resmi DJP sehingga dijamin terpercaya. Berikut langkah mengisi e-Filling melalui klikpajak.id.

1.   Registrasi

Langkah pertama adalah registrasi terlebih dahulu dilaman klikpajak.id. Pada halaman pertama, Anda harus mengisi beberapa data seperti nama lengkap, email, dan nomor telepon. Selanjutnya, ada diharuskan mengisi nama wajib pajak, jenis pajak yang ingin dikelola, NPWP, Industri usaha, dan data perusahaan lainnya seperti alamat dan nomor perusahaan, Selanjutnya klik submit.

Selanjutnya, Anda akan menerima email verifikasi dari Klikpajak.id. Anda akan diminta untuk melakukan pengisian data pada kolom “Pajak apa yang ingin Anda kelola”. Isikan dan pilih data sesuai dengan kebutuhan Anda.

2.   Login Akun

Setelah registrasi akun berhasil, Anda dapat mencoba login akun di klikpajak.id dengan memasukkan EFIN dan password akun Anda. Selanjutnya, Anda dapat diarahkan di beranda dengan berbagai menu, salah satunya lapor pajak.

3.   Mengisi dan Mengirim SPT Tahunan

Terdapat dua cara pelaporan SPT pajak online 2021, yaitu melalui e-Filling atau dengan cara upload SPT menggunakan e-SPT. e-SPT ini bertujuan untuk mempermudah wajib pajak dalam melaporkan SPT.  Penggunaan e-Filling maupun e-SPT ini dapat dilakukan menggunakan laptop, komputer, maupun smartphone selama 24 jam. Berikut panduannya.

Setelah login ke klikpajak.id, klik menu “Lapor Pajak”. Setelah masuk ke laman “Klik Pajak”, Anda tinggal mengikuti langkah-langkah yang sudah tertera disana. Pertama adalah Upload file CSV dari e-SPT efaktur melalui klikpajak. Jika ada lampiran atau dokumen pendukung, Anda boleh menambahkannya. Terakhir adalah laporan SPT dan terima bukti pelaporan.

Masukan file CSV Anda dengan mengklik pilih file dan pilih file dokumen yang Anda inginkan. Jika terdapat bukti bayar, bisa dimasukkan ke upload kelengkapan dokumen. Jika tidak ada tidak apa-apa, langsung klik laporkan. Jangan lupa juga untuk unduh bukti lapor di titik tiga sebelah kiri, pilih unduh bukti.

Berikut tadi cara mudah membuat laporan wajib pajak online melalui e-SPT. Sistem online ini memberikan banyak manfaat bagi wajib pajak karena dapat membuat laporan secara efisien, praktis, dan mudah. Namun, harus cermat dalam memilih penyedia layanan lapor pajak. Salah satu yang terpercaya adalah klikpajak.id yang bekerjasama secara resmi dengan DJP.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *