Inilah 5 Fungsi Ball Bearing Pada Kendaraan, Sudah Tahu?

Ball Bearing

Bearing atau bantalan, dan kerap disebut dengan istilah laher adalah suatu elemen mesin yang berguna untuk membatasi gerak relatif antara dua atau lebih komponen mesin. Bearing menjaga komponen mesin agar dapat bergerak sesuai dengan arah yang diinginkan. Lantas apa itu ball bearing?

Ball bearing adalah bearing yang menggunakan bola baja, diletakkan pada kedua rel dan berperan sebagai alur jalannya bola tersebut berputar. Bearing jenis ini sangat umum digunakan untuk peralatan otomotif. Tak hanya itu, ball bearing juga kerap ditemukan pada alat-alat rumah tangga seperti kipas angin, roda lemari, roda pagar, dan lain-lain.

Tak heran jika ball bearing kerap ditemukan pada peralatan otomotif terlebih kendaraan, karena bearing ini memiliki kecepatan cukup tinggi. Namun apa sebenarnya fungsi ball bearing pada kendaraan? Berikut penjelasan lengkapnya.

  1. Mengatur Kecepatan Roda

Ball bearing yang terdapat pada kendaraan menimbulkan terjadinya kontak permukaan antara bidang jalan atau jalanan dengan komponen gelinding, sehingga berakibat pada terjadinya penurunan beban gesekan.

Beban gesekan yang menurun tersebut membuat Anda dapat mengatur kecepatan pada kendaraan. Ketika Anda mengendarai kendaraan kecepatan tinggi di jalanan mulus, manfaat ball bearing dalam mengatur kecepatan roda dapat Anda rasakan.

  1. Membatasi Gerak Roda

Selain mengatur kecepatan, ball bearing juga berfungsi untuk membatasi gerak roda. Ketika dua komponen roda bergerak sesuai dengan arah yang Anda inginkan, disitulah peran ball bearing sebagai pembatas gerak dapat Anda rasakan.

Bearing ini akan membatasi gerak dengan menempatkan elemen gelinding antara dua roda yang umumnya diletakkan di kedua permukaan. Sehingga peran ball bearing dalam membatasi gerak adalah agar roda dapat bergerak secara terkontrol sesuai dengan keinginan pengemudi.

  1. Menyeimbangkan Gerak Roda

Bearing jenis ini juga berperan sebagai pentrasmisi beban pada poros, sehingga nantinya dapat diteruskan ke sisi casing dan sebaliknya. Transmisi ini dapat berguna sebagai penyeimbang gerak roda, sehingga kendaraan dalam kondisi “sehat” dan ketika dikendarai tidak akan menyebabkan masalah atau bahaya bagi si pengemudi.

  1. Menghasilkan Gesekan Lebih Kecil

Jika dibandingkan dengan gesekan pada sliding bearing, gesekan gelinding pada ball bearing terbilang lebih kecil. Gesekan yang lebih kecil pada ball bearing disebabkan oleh elemen yang terpasang pada komponen cincin luar dan dalam, melalui pemutaran salah satu cincin.

  1. Mencegah Pemborosan BBM

Rupanya ball bearing juga berpengaruh pada penggunaan BBM kendaraan Anda. Karena bearing ini dapat mengurangi hambatan putaran, untuk itulah pemborosan penggunaan BBM dapat dicegah. Pengurangan hambatan putaran juga menghasilkan putaran yang lebih ringan, sehingga penggunaan BBM pun menjadi lebih efisien.

Perbedaan Ball Bearing dan Roller Bearing

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ball bearing merupakan bearing yang menggunakan bola baja, diletakkan pada kedua rel dan berperan sebagai alur jalannya bola tersebut berputar.

Meskipun ball bearing terbilang memiliki kecepatan tinggi karena dapat menurunkan gaya gesekan, bearing jenis ini tidak dapat menahan beban yang terlampau berat. Sehingga beban yang ditanggung sebatas beban rendah hingga sedang.

Sedangkan roller bearing merupakan jenis bearing yang berbentuk roll, memiliki kontak antara outer surface dan inner surface. Berbanding terbalik dari ball bearing yang tidak mampu menopang beban berat, roller bearing dapat menopang beban yang sangat berat. Namun kelemahan roller bearing adalah tidak dapat beroperasi pada kecepatan tinggi.

Itulah 5 fungsi ball bearing bagi kendaraan Anda. Beli ball bearing kualitas terbaik hanya di logam-makmur.com, distributor bearing terpercaya di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *